LP3BH Manokwari Sambut Kembalinya Kapolda Papua Barat, Dorong Penertiban Miras Ilegal

Suara Jurnalis | MANOKWARI, Papua Barat — Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy, SH, menyampaikan ucapan selamat datang kembali kepada Kapolda Papua Barat Brigjen Polisi Alfred Papare di Markas Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat.

Yan Christian Warinussy menyatakan keyakinannya bahwa Brigjen Pol Alfred Papare, sebagai anak Papua asli, memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat, kesatria, dan tegas dalam menjalankan tugas penegakan hukum di wilayah Papua Barat.

Bacaan Lainnya

“Saya percaya Jenderal Alfred Papare mampu memimpin Polda Papua Barat dengan sikap kesatria dan tegas dalam menegakkan hukum, khususnya untuk menjawab persoalan-persoalan hukum yang selama ini meresahkan masyarakat,” tegas Warinussy.

Sebagai Advokat sekaligus Pembela Hak Asasi Manusia (Human Rights Defender/HRD), Warinussy mendorong Kapolda Papua Barat untuk segera membangun koordinasi dan komunikasi yang intensif dengan Pemerintah Kabupaten Manokwari, terutama dalam mengamankan implementasi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Manokwari tentang Pengaturan Peredaran Minuman Beralkohol.

Ia menyoroti masih maraknya peredaran minuman beralkohol tanpa izin resmi, yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga tidak memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut data yang diketahui publik, sebelumnya terdapat sekitar 53 titik penjualan minuman beralkohol ilegal di wilayah Manokwari. Kondisi ini dinilai membutuhkan tindakan tegas dan terukur dari aparat penegak hukum.

“Kapolda Papua Barat memiliki kewenangan penuh untuk melakukan penindakan hukum terhadap penjualan minuman beralkohol tanpa izin. Ini penting demi penegakan hukum, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat,” ujarnya.

LP3BH Manokwari, lanjut Warinussy, menyatakan komitmennya untuk melakukan pengawalan hukum terhadap setiap upaya penertiban dan penegakan hukum atas aktivitas penjualan minuman beralkohol ilegal di Kabupaten Manokwari.

Ia berharap di bawah kepemimpinan Brigjen Pol Alfred Papare, penegakan hukum dapat berjalan konsisten, adil, dan tidak pandang bulu, demi menciptakan rasa aman serta kepastian hukum bagi seluruh masyarakat Papua Barat.

(Refly)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *