Indramayu, Suarajurnalis – Tak terasa berjalannya waktu, roda pun berputar, mataharipun berputar, Genap 2 tahun perjalanan Jam’iyyah Munajat Qur’ani Tingkat Kabupaten Indramayu dirayakan, kegiatan halal bihalal dan milad ke_2 ini bertempat di Pusat Kota Indramayu di Masjid Agung Pendopo Indramayu pada Ahad, 12 April 2026.
Lika liku perjalanan dari masjid ke masjid dalam rangka dakwah sebarkan Cinta Al Qur’an dan tanamkan pada diri kita dan keluarga merupakan motto pondasi untuk meningkatkan gemar dalam membaca Al Qur’an walau satu ayat.

Di tahun pertama, kegiatan Jam’iyyah Munajat Qur’ani bertempat di masjid Islamic Centre Abdul Manan, di tahun ke-dua berpusat di Masjid Agung Pendopo Indramayu, dan rencana di tahun ke-tiga bertempat di Masjid yang terletak di Desa Singajaya Kabupaten Indramayu.
Kiyai Khaerul Anam, selaku ketua Jam’iyyah Munajat Qur’ani wilayah Kabupaten Indramayu menyampaikan, syukur nikmat tak terasa bahwa pengajian rutin ini sudah berusia 2 tahun.
“Mudah-mudahan kita semua tetap dalam keadaan sehat walafiat, dan kita tetap Istiqomah untuk menghidupkan Jam’iyyah ini,” ucapnya.
Ia menambahkan, kita sama-sama belajar, dan apabila selama 2 tahun ini pelayanan kurang berkenan, mohon dimaafkan.
“Berharap semoga dengan Munajat Qur’ani dan Waqi’ah ini, kita mendapat faedah dan keberkahan,” tambahnya.
Acara diisi langsung oleh pengasuh dan Shohibul ijazah Munajat Qur’ani yaitu KH. Lukman Hakim dari Babakan Ciwaringin Cirebon. Beliau Pengasuh Pondok Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin, dan juga mencetuskan metode ILHAMQU pada tahun 2015 cara cepat menghafal Al Qur’an۔
Sekilas tentang beliau, sebagai Wakil Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Jawa Barat, pengasuh Hikam TV dalam Kajian Rutin Kitab Al-Hikam, pendiri STID Al Biruni Babakan, dan masih banyak yang lainnya.
Abah Lukman (red.panggilan santri) menyampaikan dalam tausiyahnya bahwa Syawal itu meningkat, dijelaskan seseorang ketika lulus dalam ujian (ramadhan) maka akan naik kelas ketingkat yang lebih tinggi (syawal).
Beliau memaparkan ada 3 istilah meningkat atau syawal, ialah :
1. Idul Fitri > ini merupakan hari kemenangan ketika menghadapi perang terhadap hawa nafsu
2. Idul sa’idun > hari kebahagiaan ketika kita sudah melewati likaliku dalam terpaan godaan di bulan ramadhan
3. Idul mubarok > hari keberkahan dimana diri kita dalam menjalani ibadah puasa berharap ridho-Nya
Menapaki roda kehidupan kadang bisa gampang dan kadang sulit untuk diraih tergantung sejauh mana keikhlasan dan keyakinan kita terhadap Sang Maha Esa.
Beliau berpesan, dalam tutup tausiyahnya tetep bersikap Istiqomah. Dan dibulan syawal ini mari kita saling memaafkan halal bihalal dengan minal Aidin wal faizin.
Red: Al Aris
Jam’iyyah Munajat Qur’ani Indramayu, Milad ke-2 Dan Halal Bihalal







