Indramayu, Suarajurnalis – Pertemuan tiga bulan sekali merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh Jam’iyyah Ataqo Kubro.
Jam’iyyah Ataqo Kubro adalah majelis ilmu khusus kaum ibu-ibu, hal ini kebanyakan dari ibu-ibu nahdliyat yakni ibu-ibu kalangan Banom Muslimat NU.
Pertemuan ini dilaksanakan Tri Wulan sekali, dimana para pesertanya adalah dari eks se-Kewedanan Karangampel atau zona 2 yakni Kecamatan Karangampel, Juntinyuat, Kedokanbunder dan Krangkeng.
Jam’iyyah Ataqo mengambil istilah dari kalimat Ataqoh, yang berarti pembebasan diri. Ataqoh Kubro atau istilah Fida’ Kubro merupakan amalan tasawuf berupa pembacaan surat atau dzikir kalimat toyyibah.
Ada 2 istilah ataqoh, ialah
1. Ataqoh Sugro biasanya dengan amalan membaca dzikir kalimat tauhid Laailaahaillallaah, dengan jumlah tertentu
2. Ataqoh Kubro, amalan tasawuf yang dibaca biasanya surat Al Ikhlas dengan jumlah tertentu.
Menurut Hj. Thoifah, Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Karangampel, bahwa Jam’iyyah Ataqo Kubro ini, rutin diselenggarakan dengan membaca Surat Al Ikhlas sebanyak 24 ribu kali.
Kegiatan rutin Jam’iyyah Ataqo Kubro ini dilaksanakan per- 3 bulan sekali, dan pertemuan kali ini bertempat di Masjid Jami’ Balai Raya Al-Isti’la Desa Tanjungpura Kecamatan Karangampel, pada Ahad, 5 April 2026.
Jami’yyah Ataqo Kubrro ini, eks se-Kewedanan
Karangampel yang dihadiri oleh kurang lebih 2000 orang anggota Jam’iyyah ibu-ibu Muslimat NU
yang dipimpin oleh ibu Nyai Musyarrofah dari Kecamatan Juntinyuat, Nyai Hj. Marfuah dari Kecamatan Kedokanbunder,
Nyai Hj. Masturoh dari Kecamatan Karangampel, Nyai Supaeroh dari Kecamatan Krangkeng.
Dan juga ada ibu Nyai Rubaeah dari Kecamatan Karangampel, sekaligus Mubalighoh pengisi acara pengajian Ataqo Kubro.
Menurut informasi, yang mendirikan Jam’iyyah
Ataqo Kubro
Eks se-Kewedanan alias zona 2 (Juntinyuat, Karangampel, Kedokanbunder, Krangkeng) adalah (Almh) ibu Nyai Hj. Muafiyah Basuni.
Cara metode Atako Kubro ini yang dibaca adalah surat Al Ikhlas sekali dalam puteran, yang dibaca 24 ribu (Dua puluh empat ribu), Dan sebagai sarana tasbeh-nya yaitu batu kerikil yang kecil-kecil.
Hj. Thoifah, Bendahara Jam’iyyah Ataqo Kubro, dan juga Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Karangampel, sampaikan itulah Jam’iyyah khusus ibu-ibu atas kekompakan kerjasama ibu Muslimat NU eks se-Kewedanan
Karangampel Kabupaten Indramayu.
“Semoga ke depannya lebih maju, jaya, dan berusaha sama-sama mencari Ridho Allah SWT” tuturnya.
Red: Al Aris
Jam’iyyah Ataqo Kubro Gelar Pengajian Rutin Tri Wulan







